adakah kalanya seorang manusia itu sesuci nabi???, sedangkan nabi pun pernah khilaf. seakan semua ini naif, aku tak menyangkal mu dan tak membantahkan keagunganmu, tapi benarkah?
aku ini orang kotor, picik, munafik, sedang kalanya potensi positif dalam diri sering memunculkan sifat kemanusiaan, aku suka akan berdiskusi, siapapun itu aku ingin berdiskusi denganmu, dengannya ataupun dengan seorang yang kucintai. aku seorang yang keras kepala akan hal seperti ini aku begitu sensitif dikala semua manusia menggoyahkanku akan hal yang jadikan sangat prinsipil bagiku, yakni kepercayaan, ideologi, dan wanita yang kusayangi. indikator dalam suatu kepercayaan tidak bisa manusia simpan dan publikasikan bahkan menjustifikasikan, itulah yang membuat suatu kepercayaan bersifat privat bukan publik menurutku, aku seorang yang pecinta kebebasan, maukah seni, hati, ataupun apa itu yang bersifat tidak memaksa, tetapi kalanya manusia itu sangat beragam dan aku inginkan sama dalam pandangan ideologi ku yaitu sosialisme, dalam kebebasan yang perlu digaris bawahi dan tentu tidak berlebihan, aku suka akan suatu masyarakat di Amerika yaitu hipis ditulis hippie, menurut ku masyarakat itu adalah jelamaan dari manusia-manusia bandel yang tidak mau diatur dan suka akan kesenangan dirinya, bebas yang sebebas-bebasnya.
seuntai kata saja tidak bisa menjelmakan akan hakikat diri dalam manusia yang sangat beraneka itu, bila halnya naluri manusia bersikap tidak pada dualisme alam, apa yang akan terjadi?
tentu ketimpangan yang luar biasa, dengan skenario sejarah manusia yang terusmenerus dikisahkan pun ikut menyeret para ilmuan atheis mengungkap kebenaran tanpa memandang keagunganmu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar